Senin, 04 Februari 2013

suku bajo versi lontarak riolo



ASAL USUL BAJO VERSI LONTARAK.
Dalam versi lain, sebuah naskah lontarak yang di tulis oleh orang bajo sendiri, , menjelaskan bahwa pertama kali orang bajo bermukim di Ussu , Kerajaan Sulu di Sulawesi Selatan. Konon pada suatu ketika pohon besar yang di sebut “ Walanreang “ di tebang sehingga mengakibatkan terjadinya banjir di kerajaan Luwu , yang akhirnya banyak orang Luwu yang mengungsi termasuk orang bajo ,yang di pimpin oelh Ipapu bersama dengan penigikutnya ke Gowa (Anwar:2007).
Istilah Walenreng dalam naskah ini dapat diartikan sebagai kerajaan yang runtuh. Dalam proses keruntuhannya terjadi peperangan yang mengakibatkan banyaknya penduduk yang mengungsi ke daerah lain mencari kehidupan yang lebih aman. Orang Bajo termasuk dalam kelompok yang mengungsi ke kerajaan Gowa, di daerah ini pula salah seorang anak bangsawan Bajo dipersunting oleh raja Gowa. Kehadiran Orang Bajo di Kerajaan Gowa tidak berlangsung lama, karena pada saat pecah perang antara kerajaan Gowa dengan Belanda bersama kerajaan Bone, kehidupan orang Bajo kembali terusik, karena pemukiman mereka di perairan di wilayah kerajaan Gowa menjadi medan peperangan.
Dalam suasana peperangan tersebut akhirnya orang Bajo kembali mengungsi, dalam periode pengungsian yang kedua kali mereka memilih untuk mengikuti Raja Bone ke wilayah perairan kerajaan Bone, tepatnya di perairan pesisir pantai timur kerajaan Bone, daerah yang sekarang disebut dengan Bajoe; daerah pelabuhan yang tidak jauh (sekitar 6 km) dari Watampone ibukota Kerajaan Bone (Anwar:2006).
(Sumber Prof Dr.Anwar Hafied M.Pd adalah Dosen Universitas Haluoleo / Ahli Sejarah , Banyak meneliti tentang sejarah bajo , salah Satunya menterjemahkan naskah lontar bajo yang di tulis dalam bahasa Bugis )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar