ASAL USUL BAJO
VERSI LONTARAK.
Dalam versi lain, sebuah naskah lontarak yang di tulis oleh orang
bajo sendiri, , menjelaskan bahwa pertama kali orang bajo bermukim di Ussu ,
Kerajaan Sulu di Sulawesi Selatan. Konon pada suatu ketika pohon besar yang di
sebut “ Walanreang “ di tebang sehingga mengakibatkan terjadinya banjir di
kerajaan Luwu , yang akhirnya banyak orang Luwu yang mengungsi termasuk orang
bajo ,yang di pimpin oelh Ipapu bersama dengan penigikutnya ke Gowa
(Anwar:2007).
Istilah Walenreng dalam naskah ini dapat diartikan sebagai kerajaan
yang runtuh. Dalam proses keruntuhannya terjadi peperangan yang mengakibatkan
banyaknya penduduk yang mengungsi ke daerah lain mencari kehidupan yang lebih
aman. Orang Bajo termasuk dalam kelompok yang mengungsi ke kerajaan Gowa, di
daerah ini pula salah seorang anak bangsawan Bajo dipersunting oleh raja Gowa.
Kehadiran Orang Bajo di Kerajaan Gowa tidak berlangsung lama, karena pada saat
pecah perang antara kerajaan Gowa dengan Belanda bersama kerajaan Bone,
kehidupan orang Bajo kembali terusik, karena pemukiman mereka di perairan di
wilayah kerajaan Gowa menjadi medan peperangan.
Dalam suasana peperangan tersebut akhirnya orang Bajo kembali
mengungsi, dalam periode pengungsian yang kedua kali mereka memilih untuk
mengikuti Raja Bone ke wilayah perairan kerajaan Bone, tepatnya di perairan
pesisir pantai timur kerajaan Bone, daerah yang sekarang disebut dengan Bajoe;
daerah pelabuhan yang tidak jauh (sekitar 6 km) dari Watampone ibukota Kerajaan
Bone (Anwar:2006).
(Sumber Prof
Dr.Anwar Hafied M.Pd adalah Dosen Universitas Haluoleo / Ahli Sejarah , Banyak
meneliti tentang sejarah bajo , salah Satunya menterjemahkan naskah lontar bajo
yang di tulis dalam bahasa Bugis )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar